HUBUNGAN UMUR, PARITAS IBU DAN UMUR KEHAMILAN DENGAN KEMATIAN PERINATAL KARENA ASFIKSIA

  • Sri Handayani Program Studi Sarjana Kebidanan STIKes Estu Utomo
  • Erma Yulianti Program Studi Sarjana Kebidanan STIKes Estu Utomo
Keywords: Paritas, Perinatal, , Asfiksia

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indicator kesejahteraan suatu bangsa.  AKB Jateng tahun 2019 sebesar 4481 kasus (8,36/1000 kelahiran hidup). Sedangkan di Kabupaten Sragen tahun 2019 tercatat kasus kematian pada neonatal yaitu sebanyak 146 kasus. Faktor pencetus AKB paling banyakdisebabkan karena Asfiksia yaitu sebesar 26 kasus kematian (31,7%).

Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan umur, paritas ibu dan umur kehamilan dengan kematian perinatal karena asfiksia.

Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan Survey Analitik dengan rancangan penelitian Case Control (Retrospective). Dengan menggunakan teknik penelitian Sampling Jenuh/ Total Sampling, kasus kematian bayi usia 0-7 hari atau pada periode perinatal karena asfiksia sebanyak 26 kasus kematian. Teknik pengambilan data melalui lembar OPV.

Hasil Penelitian: Hasil analisis uji chi square tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kematian perinatal dengan p value 0,665, tidak ada hubungan antara paritas dengan kematian perinatal dengan p value 1,000 dan tidak ada hubungan antara umur kehamilan dengan kematian perinatal.

Kesimpulan: Hasil analisis bivariat secara keseluruhan data disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kematian perinatal.

Saran: Dinas Kesehatan Kabupaten dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas Kesehatan.

 

Author Biographies

Sri Handayani, Program Studi Sarjana Kebidanan STIKes Estu Utomo

Jl. Tentara Pelajar, Mudal, Boyolali

Erma Yulianti, Program Studi Sarjana Kebidanan STIKes Estu Utomo

Jl. Tentara Pelajar, Mudal, Boyolali

Published
2019-03-26