HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN SEKSUAL PRANIKAH DI SISWA KELAS XI SMA N 8 PURWOREJO

Frida Permata Sari

Sari


Latar belakang: Pendidikan kesehatan reproduksi adalah usaha untuk menyiapkan peserta
didik agar mampu memecahkan masalah kesehatan reproduksinya. Remaja menganggap
hubungan seksual dalam berpacaran itu hal yang wajar. Dinas Kesehatan Kabupaten
Purworejo melaporkan tahun 2012 sebanyak 337 remaja yang hamil dengan umur kurang
dari 20 tahun dan faktor penyebabnya adalah hamil diluar nikah.
Tujuan : Untuk menganalisa hubungan antara pendidikan kesehatan reproduksi dengan
pengetahuan seksual pranikah remaja .
Metode Penelitian : Metode adalah analitik korelasi pendekatan waktu cross secsional. Alat
pengumpul data kuesioner tingkat pengetahuan siswa tentang pendidikan kesehatan
reproduksi dengan jumlah 60 sampel .
Hasil Penelitian : Remaja memiliki pendidikan kesehatan reproduksi remaja kategori baik
dan memiliki pengetahuan seksual pranikah baik 55,6%. sedangkan yang memiliki
pendidikan kesehatan reproduksi remaja kategori kurang dan memiliki pengetahuan seksual
pranikah kurang 29,2%. Uji hipotesis menunjukkan ada hubungan dengan tingkat signifikansi
rendah antara pendidikan kesehatan reproduksi dengan pengetahuan seksual pranikah remaja
di siswa kelas XI SMA N 8 Purworejo.
Simpulan : Ada hubungan dengan tingkat signifikan rendah antara pendidikan kesehatan
reproduksi dengan pengetahuan seksual pranikah remaja di siswa SMA N 8 Purworejo Tahun
2013.
Kata kunci : Pendidikan kesehatan reproduksi, Pengetahuan seksual pranikah.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright. P3M Akademi Kebidanan Bhakti Putra Bangsa Purworejo