ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM TINGKAT I

  • Berliana Irianti STIKes Hang Tuah Pekanbaru
Keywords: Kehamilan, Hiperemesis Gravidarum Tingkat I

Abstract

Latar belakang studi kasus : Hiperemesis gravidarum didefinisikan sebagai vomitus yang berlebihan atau tidak terkendali selama masa hamil, yang menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, atau defisiensi nutrisi, dan kehilangan berat badan. Insiden kondisi ini sekitar 3,5 per 1000 kelahiran.

Tujuan studi kasus : Untuk mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum tingkat I secara menyeluruh dan berkesinambungan menggunakan metode SOAP.

Metode studi kasus : Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Continuity of care diberikan pada ibu hamil Ny. F dari usia kehamilan 17 minggu hingga usia kehamilan 17 minggu 3 hari. Subjeknya Ny. F Umur 35 tahun G5P3A1H3. Jenis data primer. Cara pengumpulan data anamnesa, observasi, pemeriksaan dan dokumentasi. Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada.

Laporan kasus dan bahasan : Saat hamil Ny. F mengatakan mual dan muntah berupa cairan ± 10x/ hari, setelah makan dan minum, serta terasa lemas dan pusing.

Simpulan : Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan). Diet yang dianjurkan telah di laksanakan dengan baik sehingga dapat mengurangi Mual muntah yang berlebihan yang dialami ibu, Setelah diberikan asuhan ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum, keadaan ibu semakin memburuk. Dengan begitu disarankan kepada keluarga untuk merujuk ibu ke fasilitas yang memadai seperti RSUD Arifin Achmad dengan penanganan awal rujukan seperti oksigen dan infus glukosa serta inform consent.

Saran : Diharapkan kepada penyedia layanan asuhan kebidanan yang sedang menjalankan praktik untuk selalu mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kebidanan yang sudah ada, khusunya terhadap pelayanan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum tingkat I yaitu yang dapat dilakukan berupa pemantauan kesehatan pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum, dan melakukan penanganan intensif pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum.

Author Biography

Berliana Irianti, STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Jl. Mustafa Sari No. 5 Tangkerang Selatan, Pekanbaru

Published
2020-06-18