HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PROLAPSUS UTERI DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA

  • Dwika Suryaningdyah
Keywords: paritas, kejadian prolapsus uteri

Abstract

Partus yang berulang kali dan terjadi terlampau sering merupakan faktor utama terjadinya prolapsus uteri. Wanita yang pernah melahirkan terutama yang mempunyai riwayat melahirkan empat kali atau lebih akan mengalami kelemahan otot besar panggul sehingga terjadi penurunan organ panggul. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik prolapsus uteri, sedangkan tujuan khususnya yaitu untuk mengetahui hubungan antara paritas dengan kejadian prolapsus uteri dan untuk mengetahui bahwa paritas tinggi merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya prolapsus uteri. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode observasional analitik dengan pendekatan case control untuk mengetahui hubungan antara paritas dengan kejadian prolapsus uteri di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Hasil penelitian adalah adanya hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian prolapsus uteri. Diperoleh nilai x2 hitung sebesar 6,642 dengan taraf signifikansi 0,05, derajat kebebasan (dk)=2, dan x2 tabel sebesar 3,841. Didapatkan bahwa x2 hitung lebih besar dari x2 tabel dan nilai signifikansi 0,011 < 0,05 ini berarti bahwa Ho ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian prolapsus uteri, dengan hubungan keeratan yaitu 0,365. Besar nilai odds ratio yang diperoleh adalah lebih besar dari 1 (OR>1), ini menunjukkan bahwa paritas merupakan faktor terjadinya prolapsus uteri. Dan peluang terjadinya prolapsus uteri untuk paritas > 3 adalah 5,667. Kesimpulan yang didapat yaitu terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian prolapsus uteri di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada tahun 2008.

Published
2019-12-13