HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP BIDAN DALAM PENATALAKSANAAN PENUNDAAN PEMOTONGAN TALI PUSAT DI PUSKESMAS PONED KOTA TANJUNG PINANG TAHUN 2017

  • Nining Sulistyowati Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjung Pinang
  • Winda Safitri Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjung Pinang
Keywords: Pengetahuan, Sikap, Penatalaksanaan Penundaan Pemotongan Tali Pusat

Abstract

Latar Belakang: Pemotongan tali pusat adalah menunda sampai beberapa waktu untuk dilakukannya penjepitan dan pemotongan tali pusat. Penundaan pemotongan tali pusat memiliki banyak efek positif, seperti mencegah anemia pada bayi baru lahir, meningkatkan kadar hematokrit bayi, mengurangi perdarahan postpartum pada ibu, mengoptimalkan penyaluran oksigen ke bayi, meningkatkan bounding attachment antara ibu dan bayi, serta dapat meningkatkan pertumbuhan otak bayi.Di Indonesia Departemen Kesehatan sejak tahun 2007 sudah merekomendasikan untuk melakukan penundaan pengikatan tali pusat untuk bayi normal, namun masih banyak lahan pelayanan kesehatan di Indonesia yang melakukan pemotongan tali pusat secara dini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap bidan di Puskesmas PONED Kota Tanjungpinang
Metode: Metode penelitian adalah Analitik, dengan desain cross sectional. Alat pengumpul data berupa kuisoner yang diberikan kepada 31 responden bidan DIII Kebidanan dengan Proposional sampel jenuh . Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis univariat dan analisi bivariat dengan uji chi square. Hasil: sebagian besar bidan memiliki pengetahuan kurang 80,6% dan Sikap negatif 74,2% Hasil uji Chi Square diperoleh nilai X2 hitung sebesar 6.488 dengan nilai sifnifikansi (p-value) adalah 0.039 maka Ho ditolak
Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap bidan dalam penatalaksanaan penundaan pemotongan tali pusat di Puskesmas PONED Kota Tanjungpinang

Published
2020-01-23